Saturday, May 17, 2014

Review Buku - Totto Chan

Menurut saya buku Totto-Chan ini inspiratif dan sangat mengharukan, buku ini berkisah tentang kehidupan gadis kecil yang bernama Totto-chan. Ditulis oleh Tetsuko Kuroyonagi. Ada beberapa tokoh dalam buku ini yaitu Totto-Chan, Rocky, Pak Kobayashi dan masih banyak lagi. 

Totto-Chan duduk dibangku kelas 1 SD, ia merupakan gadis kecil yang hiperaktif, periang dan mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi. Yang sering ia lakukan disekolah adalah menutup dan membuka mejanya, berdiri didepan jendela dan masih banyak lagi, hal itu menghabiskan kesabaran wali kelas Totto-Chan dan ia bertindak untuk mengeluarkan Totto-Chan dari sekolah karena kelakuannya. 
Karena ibu Totto-Chan khawatir akhirnya ia memasukkan Totto-Chan ke sekolah Tomoe, di Tokyo. Sebuah sekolah yang beda dari sekolah pada umumnya. Untuk diterima di sekolah Tomoe, Totto-Chan disuruh bercerita tentang dirinya kepada kepala sekolah Tomoe, Pak Kobayashi. Dan ternyata, Totto-Chan bercerita selama 4 jam penuh tanpa henti, Pak Kobayashi pun mendengarkan nya dengan antusias dan sama sekali tidak bosan. Akhirnya Totto-Chan diterima di SD Tomoe Gakuen. 
Totto-Chan sangat senang di hari pertamanya bersekolah di Tomoe, ia sangat kagum karena, sekolah Tomoe merupakan sekolah yang kelas-kelasnya terdiri dari gerbong kereta, sungguh menakjubkan. Murid-murid di sekolah itu pun hanya ada 50 murid. Cara belajar di sekolah Tomoe sangat menyenangkan, yang suka menggambar boleh menggambar, yang suka pelajaran fisika akan belajar fisika, ada yang konsultasi dengan guru bahkan ada yang ber-olahraga, dan guru hanya mengawasi saja. 
Ada beberapa bagian di buku ini yang menyentuh, yaitu ketika telinga Totto-Chan digigit oleh anjingnya, Rocky sampai terluka (hampir lepas). Tetapi Totto malah membela Rocky "Jangan marahi Rocky! Jangan marahi Rocky!". Bagian yang lain saat Totto harus kehilangan teman-temannya, kenangan-kenangan yang pernah dialaminya, dan yang paling mengharukan adalah saat sekolah Tomoe terbakar karena Perang Dunia Ke II. Murid-murid Tomoe harus berpisah untuk mengungsi. Mereka semua (murid-murid Tomoe) bisa dikatakan memiliki masa depan dengan karir yang bagus.

終わり.
  
Terimakasih sudah mau membaca.
-Aqila 



 

No comments:

Post a Comment